Polda Bali Aktifkan 91 Command Center Kawal Pertemuan Internasional
Gambar atau konten salah?
Kepolisian Daerah Bali memaksimalkan penggunaan 91 Command Center yang berada di kawasan The Nusa Dua. Pusat kendali ini menjadi tulang punggung pengamanan selama Operasi Gapura Agung III-2026 berlangsung. Operasi tersebut digelar untuk mengamankan jalannya acara Technical Working Group (TWG) dan Ministerial Steering Committee (MSC) on Transboundary Haze Pollution yang ke-27.
Dengan pusat kendali ini, petugas bisa memantau situasi keamanan di sekitar lokasi secara langsung. Pemantauan itu didukung oleh jaringan kamera pengawas (CCTV) yang dipasang di berbagai titik strategis. Sistem ini memungkinkan personel memonitor pergerakan dan perkembangan situasi dengan cepat. Setiap potensi gangguan pun bisa segera diantisipasi.
Selain memperkuat pengawasan berbasis teknologi, Polda Bali tetap mengutamakan kehadiran personel di lapangan. Mereka juga menjalin koordinasi terpadu dengan seluruh unsur pengamanan. Perpaduan antara teknologi dan kesiapsiagaan personel menjadi bagian dari strategi pengamanan. Tujuannya memastikan seluruh agenda internasional berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Pemanfaatan 91 Command Center ini menjadi wujud transformasi pelayanan dan pengamanan berbasis teknologi yang terus dikembangkan Polda Bali. Lewat sistem pemantauan yang terintegrasi, pengambilan keputusan di lapangan bisa dilakukan secara lebih cepat, tepat, dan efektif.
Singkatnya, Polda Bali menggabungkan pemantauan kamera dari 91 pusat kendali dengan patroli personel langsung untuk mengamankan pertemuan internasional tentang polusi asap lintas batas. Teknologi dan kehadiran fisik berjalan beriringan, bukan saling menggantikan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
