Polisi Tangkap MS, Pencuri Motor Mahasiswa Bima Kota
Gambar atau konten salah?
Polisi Bima Kota menangkap seorang pria bernama MS karena diduga mencuri sepeda motor mahasiswa di Kelurahan Nae, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima, Nusa Tenggara Barat. Motor yang dicuri adalah NMAX. Polisi mengungkapkan bahwa penangkapan MS dimulai setelah seorang mahasiswa melaporkan kehilangan motor pada Selasa, 14 April 2026. Motor tersebut terparkir di halaman depan rumah korban di Kelurahan Nae.
“Korban seorang mahasiswa melapor telah kehilangan sepeda motor. Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian sekitar Rp 25 juta,” ungkap Kasat Reskrim Porles Bima Kota, AKP Dwi Kurniawan Kusuma Putra pada Minggu, 19 April 2026. Setelah menerima laporan, polisi segera menyelidiki dan menemukan identitas pelaku. MS tertangkap di Kelurahan Rontu, Kecamatan Raba, Kota Bima pada Rabu, 15 April 2026.
Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa MS adalah tersangka utama. “Tak lama setelah itu MS ditangkap saat bersembunyi di salah satu rumah di Kelurahan Rontu,” kata Dwi. Menurut polisi, MS mengakui pencurian sepeda motor milik korban. Motor tersebut kemudian dijual di wilayah Kecamatan Sape, dan hasil penjualan dipakai untuk membeli narkoba.
MS tidak bekerja sendiri. Ia mencuri motor bersama rekan yang inisialnya P. “Motor yang dicuri dijual dan hasilnya untuk membeli narkoba,” tambah Dwi. Polisi telah mengamankan barang bukti motor yang dicuri, yang ditemukan terparkir di Jalan Desa Sangia, Kecamatan Sape.
MS dan barang bukti sepeda motor sudah berada di Mapolres Bima Kota untuk diproses hukum selanjutnya. Rekan MS inisial P masih diburu oleh aparat. “Rekan MS inisial P masih diburu,” pungkas Dwi.
Kasus ini menegaskan bahwa pencurian motor yang dijual untuk keperluan narkoba masih menjadi masalah di wilayah NTB. Penegakan hukum yang cepat dan koordinasi antar unit polisi menjadi kunci dalam memerangi kejahatan semacam ini. Polisi diharapkan terus meningkatkan patroli di daerah-daerah rawan pencurian motor, sehingga kejadian serupa dapat dicegah di masa depan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
