Prabowo Bawa Kendaraan Taktis Maung ke Filipina, Kemandirian

Ningsih R. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 98 dibaca
Bisik.id
Prabowo Bawa Kendaraan Taktis Maung ke Filipina, Kemandirian

Gambar atau konten salah?

Presiden Prabowo membawa kendaraan taktis Maung saat kunjungannya ke Filipina. Kendaraan ini, yang diproduksi ribuan unit, menandai kehadiran Indonesia di panggung internasional.

Menurut Teddy Indra Wijaya, Sekretaris Kabinet, Maung telah dikembangkan sejak Bapak Prabowo menjadi Menteri Pertahanan dan saat ini produksinya di Pindad telah mencapai 3.200 unit, dan telah digunakan dalam berbagai operasi dan kebutuhan dalam negeri. Ia menambahkan bahwa penggunaan Maung pada KTT ASEAN ke-48 tidak sekadar sebagai alat transportasi, melainkan juga simbol kemandirian bangsa, kepercayaan diri nasional, dan kemajuan teknologi industri Indonesia.

“Penggunaan Maung di forum internasional ini bukan sekadar alat transportasi, tetapi sebagai simbol kemandirian, kepercayaan diri bangsa, dan kemajuan industri nasional Indonesia. Maung menjadi sebuah simbol diplomasi,”

“Dari dalam negeri, untuk Indonesia, hadir di panggung dunia,”

Di dalam negeri, Pindad telah memproduksi beberapa varian MV3 Maung. Varian paling sering muncul adalah Maung Tangguh, yang memiliki atap terbuka dan dapat mengangkut empat orang personel. Selanjutnya, terdapat Maung MV3 Komando dengan atap hard top, serta Maung MV3 Jelajah yang dilengkapi atap soft top.

Selain itu, Pindad juga memproduksi Maung MV3 Irup. Varian ini dimodifikasi untuk kebutuhan upacara atau seremonial. Modifikasi meliputi pembuatan platform datar dengan menghilangkan semua jok, sehingga hanya tersisa jok pengemudi. Seluruh bodi kendaraan terbuka, dan tubular body digunakan sebagai pijakan tangan. Platform datar di dalam kendaraan ditutup dengan karpet merah, menunjang fungsi kendaraan kehormatan. Terakhir, terdapat tangga di belakang kendaraan untuk platform menaiki kendaraan.

Selanjutnya, ada Maung MV3 Mobile Jammer, dirancang sebagai sistem anti-drone mobile. Kendaraan ini dilengkapi jammer drone sebagai senjata soft kill dan senjata SMB SM5 A1 kaliber 12,7 mm sebagai senjata hard kill.

Untuk kepresidenan, Maung MV3 Garuda Limousine sering dipakai Presiden Prabowo. Kendaraan ini berbasis Maung MV3 namun tampil lebih mewah dan dilengkapi bodi serta kaca antipeluru untuk keamanan Presiden.

Prabowo menggunakan mobil Maung Garuda saat kunjungan ke Filipina. Foto tersebut diambil dari Instagram Sekretariat Kabinet.

Selain kendaraan taktis, Pindad pernah mengembangkan mobil listrik bernama Morino EV. Menurut situs resmi Pindad, Morino EV adalah kendaraan taktis ringan roda empat berbahan bakar elektrik yang ditujukan untuk mendukung operasi dengan mobilitas tinggi. Dibekali penggerak daya elektrik 160 HP / 125 kW, kendaraan ini dapat dipacu dengan kecepatan aman 100 km/jam. Dengan kapasitas baterai 292 V (150.000 mAh), Morino EV mampu menjangkau jarak tempuh hingga 170 km. Namun, mobil listrik ini masih dalam tahap prototipe dan belum diproduksi massal.

Dengan berbagai varian dan kemampuan, Maung menunjukkan betapa Indonesia telah mengembangkan kendaraan taktis yang mampu beradaptasi dengan berbagai kebutuhan, baik di dalam negeri maupun di panggung internasional. Keberadaan kendaraan ini menegaskan komitmen Indonesia terhadap kemandirian industri pertahanan dan kemajuan teknologi.

MaungPindadPrabowoKTT ASEANkendaraan taktisMorino EVindustri pertahanan

Komentar

Memuat komentar...