Prabowo dan Megawati Temui, Diskusi Panjang di Istana
Gambar atau konten salah?
Hasto Kristiyanto, Sekretaris Jenderal PDIP, mengungkapkan bahwa pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di Istana Negara berlangsung sangat cair, seolah‑olah mereka bertemu sahabat lama.
Menurut Hasto, pertemuan tersebut berlangsung lama. Kedua tokoh bangsa memanfaatkan waktu tersebut untuk berdiskusi mendalam mengenai persoalan strategis yang dihadapi negara.
Hasto menekankan bahwa suasana pertemuan sangat akrab. Mereka tidak hanya bernostalgia, melainkan juga membahas berbagai isu bangsa dan negara.
Bagi PDIP, pertemuan ini menjadi contoh nyata jati diri bangsa yang menekankan dialog dan musyawarah.
Ketika ditanya mengenai kemungkinan Megawati bertemu mantan presiden lainnya saat Idulfitri 1447 H, Hasto menjawab bahwa esensi Lebaran bagi Megawati adalah semangat persaudaraan yang bersifat universal.
Prabowo sendiri mengunggah keterangan di akun Instagramnya pada Kamis, 19 Maret 2026 bahwa pertemuan tersebut melanjutkan silaturahmi antarpemimpin bangsa. Ia menyebut pertemuan di Istana Merdeka sebagai kelanjutan hubungan baik yang telah terjalin.
Ringkasan: Pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri di Istana Negara pada 21 Maret 2026 berlangsung akrab dan produktif. Mereka membahas isu strategis, menegaskan pentingnya dialog, dan menyoroti semangat persaudaraan selama Lebaran. Prabowo menegaskan pertemuan ini sebagai kelanjutan hubungan baik antar pemimpin.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
