Prabowo: Indonesia Siap Buka Pabrik Mobil Nasional 2025

Sinta R. · 2 min baca · 4 bulan lalu · 80 dibaca
Bisik.id
Prabowo: Indonesia Siap Buka Pabrik Mobil Nasional 2025

Gambar atau konten salah?

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan ambisinya agar Indonesia dapat memiliki pabrik mobil sendiri. Ia menilai bahwa negara ini masih berfungsi hanya sebagai pasar bagi merek mobil asing.

Di Indonesia, terdapat puluhan merek mobil dari Jepang, Korea Selatan, Eropa, dan China yang beroperasi. Namun, menurut data Gaikindo, satu-satunya merek lokal adalah Polytron. Meski begitu, Polytron belum memiliki fasilitas pabrik; perakitan mobil listriknya dilakukan di fasilitas milik PT Handal Indonesia Motor.

Prabowo menekankan pentingnya memproses bahan mentah di dalam negeri. Ia mengatakan Indonesia seharusnya memanfaatkan sumber daya alamnya untuk membuat mobil, bukan hanya mengekspor komponen ke luar negeri. “Saya akan buka pabrik mobil. Kenapa kita jadi pasar mobilnya orang lain? Kenapa? karena will,” tukas Prabowo dalam tayangan Youtube 'Presiden Prabowo Menjawab!!!' yang dibagikan akun Prabowo Subianto.

Ia menyoroti potensi material baku Indonesia seperti timah dan bauksit. “Dengan segala hormat, Korea, sumber alam Korea apa? Coba periksa, kita punya sumber alam semua untuk bikin mobil, tapi dia puluhan tahun lebih dulu dari kita bikin mobil. Kita punya timah, kita punya bauksit, bauksit untuk alumina, diolah menjadi aluminium, aluminium jadi mobil. Tapi kita nggak bikin, processing aluminium bauksit. Jepang tidak punya bauksit, dia bikin mobil terhebat,” ungkap Prabowo.

Prabowo telah sering menyatakan target ambisius: Indonesia dapat memproduksi mobil nasional dalam tiga tahun. Ia menegaskan bahwa proyek pembuatan mobil nasional sudah dimulai, sebagaimana diumumkan dalam Sidang Kabinet Paripurna pada 20 Oktober 2025.

Dengan menekankan peran sumber daya alam dan potensi industri, Prabowo berharap Indonesia dapat beralih dari status pasar ke status produsen. Langkah ini diharapkan dapat menumbuhkan industri otomotif dalam negeri, menciptakan lapangan kerja, dan mengurangi ketergantungan pada impor komponen.

Pabrik mobil nasionalPrabowo SubiantoGaikindoPolytronSumber daya alam IndonesiaIndustri otomotif nasionalTimahBauksit

Komentar

Memuat komentar...