Presiden Jerman Tiba Jakarta, Mobil Antipeluru Siap Disambut
Gambar atau konten salah?
Frank-Walter Steinmeier, Presiden Republik Federal Jerman, tiba di Jakarta pada 15 Juni 2026. Pesawat yang menjemputnya mendarat di Pangkalan TNI Halim Perdanakusuma sekitar pukul 09.10 WIB. Setelah mendarat, sebuah limousine antipeluru mewah menunggu di bawah tangga pesawat, siap menampung kedatangan pemimpin negara tersebut. Suara meriam terdengar di pangkalan, menandai kedatangan resmi.
Di Jakarta, Steinmeier menumpangi Mercedes-Benz S600 Pullman Guard, mobil yang biasa dipakai para pemimpin negara yang berkunjung. Kendaraan ini dilengkapi bendera Jerman dan bendera Merah Putih, serta pelat nomor Germany. Mobil ini memiliki perlindungan tertinggi hingga level VR6/VR7, layaknya benteng berjalan yang dilapisi baja. Fitur keselamatan tambahan meliputi ban run‑flat tyre (RFT), tangki bahan bakar self‑sealing yang mencegah kebocoran bila mobil rusak, dan sistem pemadaman api. Selain aman, interiornya luas berkat jarak sumbu roda 4.315 milimeter, atau 115 sentimeter lebih panjang dari versi panjang S-Class Guard. Panjang total 6.356 milimeter menambah proporsi megah yang memberi kenyamanan maksimal.
Mesin di Mercedes-Benz S600 Pullman Guard adalah biturbo 12 silinder dengan kapasitas 5.513 cc. Mesin ini dapat menghasilkan tenaga hingga 517 daya kuda dan torsi 830 Nm, memastikan mobil dapat bergerak cepat dan stabil di jalan Jakarta. Kendaraan ini menjadi simbol perlindungan dan kenyamanan bagi pemimpin yang berada di dalamnya.
Steinmeier akan bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara. Untuk menampung rombongan, beberapa ruas jalan di Jakarta ditutup. Kombes Komaruddin, kepala Dirlantas Polda Metro Jaya, menyatakan rekayasa lalu lintas dimulai pada 08.00 WIB pada hari Senin. Ia menegaskan akan ada pengawalan dan pengaturan lalu lintas sementara di beberapa ruas jalan utama Jakarta sebagai bentuk penghormatan.
Perjalanan ini menegaskan hubungan diplomatik yang kuat antara Indonesia dan Jerman, sekaligus menunjukkan tingkat keamanan tinggi bagi pemimpin negara. Kedatangan Steinmeier di Jakarta menjadi momen penting dalam hubungan internasional kedua negara.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Toyota Panggil Produsen Jepang Bersatu Lawan Mobil China
Tragedi Indramayu: 12 Tewas Akibat Pikap Angkut Manusia
BYD Tabrak Kaca Gedung SCBD, Sopir Salah Injak Pedal
Mitsubishi Luncurkan XForce Hybrid, SUV Irit Pertama
Recall Stiker, Subaru Tarik 541 Ribu Mobil di AS
Rincian Tarif SWDKLLJ 2025, Dari Motor hingga Truk
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
