Presiden Sisip Rp 100 Miliar untuk 1.098 Sapi Kurban

Vera T. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 71 dibaca
Bisik.id
Presiden Sisip Rp 100 Miliar untuk 1.098 Sapi Kurban

Gambar atau konten salah?

Juri Ardiantoro, Wakil Menteri Sekretaris Negara, mengungkapkan bahwa anggaran sapi kurban yang disalurkan oleh Presiden Prabowo Subianto mencapai Rp 100 miliar. Pernyataan ini diambil di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada 26 Mei 2026.

“Sumber anggarannya dari APBN ya melalui anggaran Bantuan Presiden, Bantuan Kemasyarakatan Presiden,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa dana tersebut berasal dari pos anggaran Bantun Kemasyarakatan Presiden.

“Jadi harga sapi tentu bervariasi karena bobotnya beda‑beda dan lokasinya juga tentu memengaruhi harga sapi,” jelas Juri. Ia menekankan bahwa harga disesuaikan di setiap daerah.

“Jadi kita menyesuaikan harga sapi di setiap daerah, kurang lebih anggaran yang dikeluarkan sebanyak Rp 100‑an miliar, Rp 100 miliar,” tambahnya.

Jumlah total sapi kurban yang dibagikan mencapai 1.098 ekor. Dari total tersebut, 598 sapi diserahkan ke daerah, sementara sisanya dialokasikan ke lembaga pendidikan dan tokoh masyarakat.

Pengadaan sapi dilakukan melalui koordinasi antara Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Pertanian, serta dinas‑dinas daerah yang mengurus peternakan dan kesehatan hewan. Pemerintah juga bekerja sama dengan Asosiasi Peternak dan Penggemuk Sapi Indonesia (APPSI) serta penyedia hewan kurban untuk memastikan semua sapi memenuhi syarat dan kualifikasi sebagai hewan kurban.

“Sehingga, dalam hal pemenuhan sejumlah atau 1.098 sapi ini, bisa kami dapatkan dengan baik atas kerja sama dengan mereka, dengan penyedia hewan kurban, dan dengan pihak‑pihak yang memastikan seluruh hewan kurban ini memiliki kualifikasi atau syarat‑syarat untuk menjadi sapi kurban,” ujarnya.

Menurut Juri, semua sapi kurban berasal dari peternak lokal. Ia berharap hal ini menjadi momentum bagi para peternak untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas ternak mereka. “Sumber‑sumber sapi tadi semuanya berasal dari peternak lokal ya, peternak lokal sehingga diharapkan mereka dapat momentum ini, mereka dapat jadikan sebagai momentum untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas sapi, karena mereka tahu setiap tahun Bapak Presiden akan meminta mereka untuk menyediakan sapi kurban,” jelasnya.

Pemerintah berharap inisiatif ini dapat mendorong pengembangan industri peternakan nasional yang mandiri, sekaligus membantu memenuhi kebutuhan pangan, khususnya daging sapi dalam negeri.

Dengan alokasi dana sebesar Rp 100 miliar dan distribusi 1.098 sapi kurban, program ini menegaskan komitmen pemerintah untuk mendukung peternak lokal dan memperkuat ketahanan pangan domestik.

Anggaran sapi kurbanRp 100 miliar1.098 ekorpeternak lokalAPPSIketahanan pangan domestikindustri peternakan nasionalPresiden Prabowo

Komentar

Memuat komentar...