Redistribusi Guru di Karangasem Mengurangi Kekurangan Sekolah
Gambar atau konten salah?
Karangasem – Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq akan melakukan redistribusi guru sebagai solusi kekurangan tenaga pendidik di kabupaten ini. Secara keseluruhan Indonesia masih kekurangan sekitar 498 ribu tenaga guru, sedangkan Karangasem kekurangan sekitar 1.000 guru.
“Kekurangan guru terjadi di seluruh Indonesia, bukan hanya di Karangasem saja. Salah satu faktornya karena terjadinya penumpukan guru di beberapa sekolah,” kata Fajar dalam kunjungannya di Karangasem, Rabu (01 April 2024).
Menurut Fajar, beberapa sekolah memiliki guru lebih banyak dari yang diperlukan, sementara sekolah lain masih kekurangan. Artinya, distribusi guru tidak merata. Namun, redistribusi guru hanya dapat dilakukan dalam ruang lingkup satu kabupaten saja. Untuk redistribusi antarprovinsi, prosesnya masih menunggu pengangkatan CPNS maupun PPPK, baik penuh waktu maupun paruh waktu.
“Kami sudah intens berkoordinasi dengan Kemenpan RB terkait pengangkatan tenaga guru agar terus ditambah, supaya kekurangan guru bisa teratasi,” ujar Fajar.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Karangasem I Gusti Bagus Budiadnyana tidak menampik bahwa saat ini memang masih terjadi kekurangan guru di Karangasem. Ia menilai kebijakan redistribusi yang direncanakan oleh Kementerian cukup bagus sebagai solusi jangka pendek.
“Dengan adanya kebijakan ini, pemerataan tenaga pendidik khususnya di Karangasem dapat segera terwujud,” ucap Budiadnyana.
Kesimpulannya, redistribusi guru di Karangasem diharapkan dapat menyeimbangkan jumlah tenaga pendidik di sekolah-sekolah, sekaligus menunggu proses pengangkatan guru baru agar kekurangan tenaga pendidik dapat teratasi secara berkelanjutan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
