RSUD Giri Asih Kurang 3 Dokter Spesialis Meski Alat Lengkap

Andi B. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 125 dibaca
Bisik.id
RSUD Giri Asih Kurang 3 Dokter Spesialis Meski Alat Lengkap

Gambar atau konten salah?

RSUD Giri Asih berada di Abiansemal, Badung, Bali. Rumah sakit tipe C milik Pemerintah Kabupaten Badung sudah dilengkapi fasilitas dan alat medis canggih. Meski begitu, masih ada kekurangan tenaga medis yang penting. 06 Mei 2026 menjadi hari ketika Direktur dr Ni Luh Ketut Ayu Ratnawati mengungkapkan kendala tersebut.

"Kami masih kekurangan tiga dokter spesialis, yakni dokter spesialis radiologi, mata, dan urologi. Padahal untuk alat-alatnya sendiri sudah siap, sudah lengkap," ungkap Direktur RSUD Giri Asih, dr Ni Luh Ketut Ayu Ratnawati, Rabu (06 Mei 2026).

Kurangnya tiga dokter spesialis berdampak pada layanan pemeriksaan penunjang. RSUD Giri Asih sudah memiliki CT Scan dengan teknologi terbaru, namun belum dapat dimanfaatkan sepenuhnya tanpa dokter radiologi.

"Alat radiologi kami lengkap, bahkan yang terbaik di sini. Cuma dokternya saja yang belum ada. Rencananya dokter radiologi dari RSD Mangusada akan ditugaskan ke sini melalui SPT (surat perintah tugas) agar izin rontgen bisa segera diurus," ujar Ayu.

Situasi serupa terjadi pada layanan spesialis mata dan urologi. Ayu mengakui kesulitan mendapatkan pelamar yang memenuhi kualifikasi meski proses rekrutmen pegawai negeri sudah dilakukan sebelumnya. RSUD Giri Asih belum menemukan dokter spesialis mata yang melamar atau lulus seleksi, dan urologi juga masih kosong.

"Kemarin waktu pencarian pegawai negeri tidak ada dokter spesialis mata yang melamar atau mungkin tidak lulus. Begitu juga dengan urologi yang sangat kami butuhkan untuk menunjang alat-alat yang sudah siap dipakai," jelasnya.

RSUD Giri Asih berencana mengusulkan formasi tenaga medis pada seleksi CPNS berikutnya. Saat ini, rumah sakit tersebut baru didukung oleh 169 tenaga berstatus ASN.

"Rencananya tahun ini lowongan lagi lewat jalur CPNS untuk menutupi kekurangan dokter-dokter spesialis. Kami sudah jelaskan ke BKPSDM, posisi apa yang memang mendesak untuk diisi," tutur Ayu.

Di sisi lain, jumlah perawat dan dokter umum di RSUD Giri Asih sudah mencukupi standar pelayanan minimal. 54 perawat dan 12 dokter umum sudah bertugas melayani pasien di sana.

Meski masih kekurangan tiga dokter spesialis, RSUD Giri Asih tetap mengoperasikan 18 layanan spesialis lainnya secara bertahap. Ayu menargetkan seluruh layanan poliklinik di rumah sakit itu bisa segera dibuka secara penuh seiring dengan perbaikan fasilitas fisik.

Rumah sakit ini berusaha menyeimbangkan antara fasilitas modern dan kebutuhan tenaga medis. Keterbatasan dokter spesialis menandai tantangan yang harus diatasi agar layanan kesehatan dapat berjalan optimal di Badung.

RSUD Giri Asihdokter spesialisradiologiCPNSkekurangan tenaga medisCT ScanBadung

Komentar

Memuat komentar...