RSUP Ben Mboi Kupang Jadi Pusat Kanker di Timur Indonesia
Gambar atau konten salah?
Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan Republik Indonesia, mengapresiasi kemajuan RSUP Ben Mboi Kupang pada 23 April 2026. Ia menilai rumah sakit ini kini melayani pasien dari Timor Leste dan diproyeksikan menjadi pusat layanan kanker di Indonesia Timur.
"Hari ini saya itu sebenarnya mau lihat ke RS Reda Bolo, tapi mampir dulu di sini saya mau ngelihat perkembangannya. Sejauh ini perkembangannya bagus, saya berterima kasih ke Pak Dirut, pasien sudah banyak dan yang menarik 15 pasien dari Timor Leste," terang Budi.
Ia menilai kehadiran pasien asing sebagai bukti nyata health tourism yang kini berkembang di Nusa Tenggara Timur (NTT). “Itu luar biasa, jadi health tourism terjadinya bukan di Jakarta malah terjadinya di NTT,” ujarnya.
Rencana kementerian adalah menambah alat kesehatan khusus layanan kanker dengan nilai investasi mencapai puluhan miliar rupiah di RSUP Ben Mboi. “Nah ke depannya, kami mau pasang mesin mahal sekali, puluhan miliar untuk layanan kanker,” tambahnya.
Menurut Budi, alat tersebut akan memperluas akses layanan kanker bagi masyarakat di Indonesia Timur, termasuk pasien dari Timor Leste. “Layanan ini sudah jarang sekali, tadinya hanya ada di Jawa. Jadi kalau dipasang di sini NTT, NTB, Dili bisa dilayani seluruhnya di sini, juga dari Maluku bisa di sini,” jelasnya.
Untuk memperkuat layanan, Budi mendorong RSUP Ben Mboi segera berstatus Badan Layanan Umum (BLU) agar memiliki fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan. “Yang perlu dilakukan pembenahan nomor satu, kata saya, RSUD ini bisa jadi BLU dulu. Karena kalau BLU fleksibilitas pembiayaan keuangan bisa lebih besar. Mudah-mudahan Juni ini sudah bisa jadi BLU,” tegasnya.
Selain itu, RSUP Ben Mboi diharapkan berperan sebagai pembina bagi rumah sakit daerah di sekitarnya.
Kunjiannya dimulai di Bandara VIP Pemda, di mana ia disambut langsung oleh Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena. Budi kemudian mengunjungi ruang inap, berinteraksi dengan pasien, dan berdiskusi dengan staf medis.
Dengan investasi besar dan status BLU yang direncanakan, RSUP Ben Mboi bertujuan menjadi pusat kanker utama di wilayah timur Indonesia, sekaligus memperkuat peran NTT dalam arus health tourism regional.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
Berita Terbaru
Webinar AI untuk Riset Akademik: Percepat Skripsi dan Tesis
Menteri Dorong Rektor Naikkan Gaji Dosen
Stella Christie: Kunci RI Kuasai AI Ada di Data
SPP SMA Negeri Jawa Barat Akan Dihidupkan Kembali?
Prabowo Hentikan MBG untuk Anak Orang Kaya
BGN Kaji Libatkan Kantin Sekolah untuk MBG
DPR Desak Penataan Taxiway Bandara Halim
Menkeu Purbaya: Surat Tambahan Anggaran IKN Rp 2,86 T Belum Sampai
