Ruben Onsu Berfokus pada Hak Bertemu Anak, Bukan Maaf
Gambar atau konten salah?
Ruben Onsu, presenter, menyatakan bahwa permintaan maaf yang disampaikan oleh Sarwendah tidak menjadi hal yang paling diharapkan oleh dirinya. Di tengah kontroversi yang kembali muncul, ia hanya memiliki satu keinginan: dapat kembali bertemu dengan kedua putrinya, Thalia dan Thania.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh kuasa hukum Minola Sebayang, yang menyusul video permintaan maaf Sarwendah kepada publik setelah video umpatan yang diduga melibatkan dirinya menjadi viral di media sosial.
Menurut Minola, kliennya saat ini tidak memprioritaskan urusan maaf-memaafkan. Ruben lebih memikirkan kerinduannya kepada anak-anak daripada polemik yang berkembang di ruang publik.
"Permintaan maaf dari siapa ini yang paling penting buat Ruben dia sekarang rindu sama anaknya. Jadi jangan kita diribetkan dengan permintaan-permintaan maaf yang seperti itu," kata Minola Sebayang
Pihak Ruben Onsu menilai permintaan maaf yang disampaikan melalui media sosial tidak akan berarti apabila persoalan akses bertemu anak belum juga terselesaikan. Menurut Minola, ia tidak melihat manfaat dari permintaan maaf jika pada kenyataannya masih kesulitan bertemu dengan kedua putrinya.
"Permintaan maaf pun kalau kemudian ternyata tidak berujung kepada membuat Ruben bisa bertemu dengan anaknya buat apa," ucap Minola Sebayang
Persoalan akses anak disebut masih menjadi masalah yang menggantung sejak Ruben Onsu dan Sarwendah resmi berpisah pada 09 September 2024. Hingga kini, ia masih berharap haknya untuk bertemu anak dapat diberikan sesuai kesepakatan yang telah dibuat bersama.
"Iya, ketemukan saja dulu anak-anak sama Ruben. Berikan haknya sebagaimana yang sudah diatur di akta 39 yang S juga ikut tanda tangan, dua tiga hari berkumpul," beber Minola Sebayang
Minola Sebayang mengungkapkan bahwa Ruben Onsu sudah lelah dengan berbagai polemik yang terus bergulir. Karena itu, ia menilai tindakan nyata jauh lebih penting dibandingkan klarifikasi maupun permintaan maaf yang tidak menyentuh akar persoalan.
"Jadi jangan minta maaf, tapi tetap nggak diberikan anak-anaknya untuk bertemu dengan berbagai macam cara ya percuma, kan gitu kan percuma," pungkasnya
Dalam konteks ini, fokus utama Ruben Onsu tetap pada haknya untuk bertemu dengan Thalia dan Thania, sementara permintaan maaf dianggap tidak relevan sampai masalah akses tersebut diselesaikan. Hal ini menegaskan bahwa solusi konkret lebih diutamakan daripada klarifikasi publik.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
