SIM Keliling Badung & Klungkung: Perpanjangan 29 April
Gambar atau konten salah?
Layanan Surat Izin Mengemudi (SIM) Keliling kini beroperasi di Badung dan Klungkung, memudahkan warga yang ingin memperpanjang SIM A dan SIM C tanpa harus mengunjungi kantor Satpas.
Layanan ini diadakan pada hari Rabu, 29 April 2026, dan tersedia di dua lokasi di Badung serta satu lokasi di Klungkung.
Di Badung, layanan tersedia di Damkar Dalung (Timur pasar Dalung) dan Mall Pelayanan Publik (Puspem Badung). Waktu mulai pukul 08.30 Wita dan berakhir pada akhir hari.
Di Klungkung, layanan diadakan di depan kantor Bupati Klungkung, mulai pukul 09.00 Wita hingga 21.00 Wita.
Biaya perpanjangan SIM ditetapkan sesuai PP Nomor 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Untuk SIM A, biaya sebesar Rp 80.000,-, sedangkan untuk SIM C, biaya Rp 75.000,-.
Selain biaya utama, pelanggan juga harus membayar biaya tambahan untuk tes psikologi dan tes kesehatan, yang tidak termasuk dalam biaya perpanjangan SIM.
Syarat perpanjangan SIM Perpanjangan SIM A dan C sebaiknya diajukan 3–14 hari sebelum masa berlaku habis. Dokumen yang harus disiapkan meliputi Kartu Tanda Penduduk asli dan fotokopi, SIM asli, surat keterangan sehat jasmani, surat keterangan psikologi, serta foto diri.
Layanan SIM Keliling hanya menerima permohonan perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih aktif. Layanan tidak dapat digunakan untuk pembuatan SIM baru, penggantian SIM hilang, atau perpanjangan SIM yang masa berlakunya sudah kadaluarsa.
Dengan layanan ini, warga Badung dan Klungkung dapat memperpanjang SIM tanpa harus mengunjungi Satpas, sehingga proses menjadi lebih cepat dan praktis. Layanan ini dapat diakses dengan membawa dokumen yang lengkap pada hari.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
