SIM Keliling Kembali di Badung & Tabanan, Perpanjang SIM A/C
Gambar atau konten salah?
SIM Keliling kembali hadir di wilayah Badung dan Tabanan pada 22 Mei 2026. Layanan ini dirancang agar warga dapat memperpanjang SIM A dan SIM C tanpa harus pergi ke Satpas.
Di Badung, SIM Keliling beroperasi di dua lokasi: Damkar Dalung (Timur Pasar Dalung) dan Mall Pelayanan Publik (Puspem Badung). Waktu pelayanan dimulai pukul 08.30 Wita dan berlanjut hingga selesai. Setiap warga dapat datang kapan saja selama jam operasional.
Di Tabanan, layanan tersedia di Mall Pelayanan Publik Tabanan dengan jam mulai 08.00 Wita sampai selesai. Kegiatan ini berlangsung pada hari yang sama, 22 Mei 2026.
Biaya perpanjangan SIM diatur oleh PP Nomor 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak. Biaya yang harus dibayar adalah:
- SIM A: Rp 80.000,-
- SIM C: Rp 75.000,-
Untuk memproses perpanjangan, pemohon harus menyiapkan dokumen berikut:
- KTP Asli dan Fotocopy
- SIM Asli dan Fotocopy
- Surat Keterangan Sehat dan Surat Keterangan Psikologi
Perlu diingat, SIM Keliling hanya menerima permohonan perpanjangan SIM A (mobil) dan SIM C (sepeda motor) yang masih aktif. Layanan ini tidak dapat digunakan untuk pembuatan SIM baru, penggantian SIM hilang, atau perpanjangan SIM yang masa berlakunya sudah kadaluarsa. Jika SIM sudah kedaluwarsa, pemilik harus mengajukan permohonan SIM baru di Satpas.
Intinya, pastikan masa berlaku SIM belum habis sebelum datang ke SIM Keliling. Layanan ini bertujuan memudahkan warga memperpanjang SIM dengan cepat dan praktis. (iws/iws)
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
