SPBU Australia Hampir 470 Tanpa Stok, Krisis BBM Terbuka

Ningsih R. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 70 dibaca
Bisik.id
SPBU Australia Hampir 470 Tanpa Stok, Krisis BBM Terbuka

Gambar atau konten salah?

Di Australia, jumlah stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) yang kehabisan BBM terus meningkat. Pada akhir bulan, hampir 470 SPBU dilaporkan tidak memiliki stok.

Rabu, 25 Maret 2024, kementerian energi mengumumkan bahwa 225 SPBU sudah kosong. Sejak saat itu, angka tersebut naik secara drastis, menandai krisis yang semakin parah.

Situasi ini memaksa pemerintah Australia untuk segera mengambil tindakan. Mereka mengadakan rapat darurat kabinet nasional, dan rencana rapat kedua bersama pemimpin negara bagian dan teritori akan dilaksanakan pekan depan.

“Koordinasi itu penting agar kita memiliki konsistensi secara nasional,” kata Anthony Albanese di parlemen, dikutip Kamis, 26 Maret 2024.

Krisis ini dipicu oleh lonjakan harga minyak global setelah Iran memblokade Selat Hormuz, jalur penting distribusi minyak dunia. Dampaknya, biaya energi melonjak, memengaruhi sektor industri dan menekan harga barang.

Menurut catatan kementerian, kekosongan BBM terjadi di berbagai wilayah, termasuk Victoria, Queensland, dan New South Wales. Victoria menjadi salah satu daerah yang paling terpengaruh, dengan banyak SPBU yang tidak dapat mengisi bahan bakar.

Pemerintah menegaskan bahwa kondisi ini disebabkan oleh peningkatan permintaan, bukan hanya kekurangan pasokan. Mereka mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian panik (panic buying).

Di beberapa kawasan, masih ada SPBU dengan stok yang cukup. Karena itu, kalangan oposisi meminta agar stok tersebut dipindahkan ke SPBU yang sudah kehabisan.

“Stoknya ada, itulah yang terus mereka katakan kepada kita. Jadi jawabannya harus sederhana. Pindahkan stok BBM ke SPBU yang sudah kehabisan stok,” kata pemimpin oposisi Angus Taylor kepada Channel Nine.

Pemerintah Australia menerima berbagai masukan, mulai dari penjatahan, pengurangan pajak bahan bakar, hingga gratifikasi transportasi umum, terutama yang menggunakan tenaga non-BBM.

Keseluruhan situasi menunjukkan bahwa krisis BBM di Australia disebabkan oleh kombinasi faktor global dan domestik. Pemerintah sedang berusaha menyeimbangkan pasokan, permintaan, dan kebijakan fiskal untuk mengatasi masalah ini.

SPBU kekosonganKrisis BBM AustraliaBlokade Selat HormuzAnthony AlbaneseHarga minyak globalPermintaan tinggiPenjatahan bahan bakar

Komentar

Memuat komentar...