Sukra Pon Medangsia: Panduan Lengkap Hari Baik 10 Juli 2026
Gambar atau konten salah?
Sukra Pon Medangsia jatuh pada Jumat, 10 Juli 2026. Kalender Bali digunakan masyarakat Hindu di Bali untuk menentukan hari baik dan buruk dalam menjalankan kegiatan adat serta ritual. Perhitungan ini didasarkan pada sistem khusus yang disebut ala ayuning dewasa. Setiap hari memiliki beberapa periode waktu dengan makna berbeda. Pada tanggal tersebut, beberapa kegiatan disarankan, sementara yang lain sebaiknya dihindari.
Periode pertama adalah Kala Beser. Waktu ini cocok untuk menyadap tirta, mengasah taji, atau tombak. Namun tidak baik membuat empangan atau bendungan. Berbicara tentang hal rahasia juga sebaiknya dihindari. Tingkat keberuntungannya disebut alahing dewasa 4. Selanjutnya ada Kala Ingsor. Periode ini membawa sifat mengecewakan, dengan alahing dewasa 3. Artinya aktivitas penting mungkin tidak berjalan lancar.
Kala Mina dinilai baik untuk membuat peralatan penangkap ikan, tombak, dan menangkap ikan. Alahing dewasa 3. Sementara Kala Timpang cocok untuk membuat senjata, memasang ranjau, guna-guna, meramu sadek, atau memasang larangan pada tanaman. Tapi berburu justru tidak dianjurkan. Alahing dewasa juga 3. Kedua periode ini menunjukkan bahwa kegiatan tertentu punya waktu tepat, namun tidak semua kegiatan mendukung.
Ada Pepedan, baik untuk membuka lahan pertanian baru. Membuat peralatan dari besi sebaiknya ditunda. Alahing dewasa 3. Sampi Gumarang Turun sebaliknya, sangat baik untuk menanam padi, jagung, dan membangun rumah. Alahing dewasa 4, lebih baik dari sebelumnya. Perbedaan ini menunjukkan bahwa aktivitas pertanian dan pembangunan punya momentum sendiri.
Semut Sedulur mendorong gotong royong, kerja bakti, memulai kampanye, atau membentuk perkumpulan. Namun mengubur atau membakar mayat tidak dianjurkan. Alahing dewasa 4. Taliwangke berguna untuk memasang tali penghambat di sawah atau kebun, memperbaiki pagar, membuat tali pengikat padi atau benda mati. Tidak baik mulai mengerjakan benang tenun atau membuat tali ternak. Alahing dewasa 3.
Terakhir, Uncal Balung menyatakan bahwa tidak baik melakukan semua jenis pekerjaan yang dianggap penting. Alahing dewasa 3. Hari ini juga memiliki pararasan Laku Bintang, pancasuda Lebu Katiup Angin, ekajalaresi Buat Suka, dan pratiti Bhawa. Semua ini memberikan gambaran bahwa setiap hari memiliki karakteristik berbeda yang perlu diperhatikan, terutama bagi yang menjalankan tradisi Hindu Bali. Intinya, kalender ini bukan sekadar penanda waktu, melainkan panduan untuk menyelaraskan aktivitas dengan energi hari itu.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
