Sukra Wage Wariga 22 Mei 2026: Hari Cuan Kegiatan Hindu Bali
Gambar atau konten salah?
Sukra Wage Wariga di Denpasar, Jumat, 22 Mei 2026, menjadi hari yang menarik bagi masyarakat Hindu Bali. Menurut Kalender Bali, hari ini termasuk dalam kategori ala ayuning dewasa, yaitu hari yang dihitung khusus untuk menentukan apakah suatu kegiatan akan berjalan baik atau buruk.
Konsep ala ayuning dewasa sudah lama dipakai oleh orang Bali. Mereka menilai apakah hari tersebut cocok untuk upacara adat, pernikahan, atau pembangunan rumah. Informasi ini diambil dari kalenderbali.org, yang menyediakan data perhitungan hari-hari penting.
Berikut beberapa aktivitas yang dianggap baik atau tidak pada hari ini:
- Perpaduan Dau Ayu – Baik untuk membuat awig-awig, membuat peraturan, atau membangun.
- Perpaduan Dewasa Ngelayang – Baik untuk membangun rumah, membuat jukung, dan sejenisnya.
- Perpaduan Jiwa Menganti – Baik untuk bercocok tanam dan memulai usaha.
- Perpaduan Kala Empas Turun – Baik untuk menanam umbi-umbian, Tidak baik untuk membangun atau memetik buah.
- Perpaduan Kala Sarang – Tidak baik untuk berbelanja karena sifat boros/terapas.
- Perpaduan Purwanin Dina – Tidak baik sebagai dewasa ayu.
- Perpaduan Rangda Tiga – Tidak baik melakukan upacara pawiwahan.
- Perpaduan Sedana Yoga – Baik untuk membuat alat berdagang, tempat berdagang, atau memulai berjualan.
Catatan tambahan: Pararasan – Laku Pandita Sakti, Pancasuda – Sumur Sinaba, Ekajalaresi – Werdi Putra, Pratiti – Saskara. (iws/iws)
Dengan demikian, warga dapat memilih aktivitas yang sesuai dengan keberuntungan hari ini, memanfaatkan perhitungan tradisional yang telah dipercaya selama berabad-abad.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
