Taksi Laut Bandara Ngurah Rai ke Canggu: Solusi Kemacetan
Gambar atau konten salah?
Wakil Gubernur (Wagub) Bali I Nyoman Giri Prasta mengumumkan bahwa transportasi taksi laut dari Bandara I Gusti Ngurah Rai menuju Canggu sedang dalam proses pengkajian. Ia menegaskan bahwa moda transportasi ini dapat mengurai kemacetan di Canggu.
"Sehingga masyarakat yang ke Canggu yang dari Bandara Ngurah Rai ini mereka akan langsung ke Canggu tidak lagi ke jalan darat," ujar Giri ditemui di kantor DPRD Bali pada hari Senin, 18 Mei 2026.
Giri menjelaskan bahwa di masa depan akan ada titik pemberhentian di beberapa sempadan pantai. Titik-titik tersebut tidak hanya menjadi tempat penumpang turun, tetapi juga berfungsi sebagai pemecah ombak di sekitar Kuta hingga Seminyak.
"Maka taksi laut harus sudah dicanangkan dan dilakukan," tambahnya. Ia menekankan bahwa Canggu saat ini semakin sesak dan macet, sedangkan jalan raya tidak dapat dilebarkan lagi karena banyak tempat ibadah umat Hindu yang tidak dapat dipindah.
Proyek ini sebelumnya sudah direncanakan oleh pemerintah sebagai alternatif transportasi laut berupa water taxi atau taksi air di Bali. Tujuannya adalah memberikan layanan yang lebih cepat, aman, dan nyaman bagi masyarakat serta wisatawan dari Bandara I Gusti Ngurah Rai menuju kawasan Canggu.
Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo menginformasikan bahwa pihaknya bersama PT Angkasa Pura Indonesia telah menyelesaikan studi kelayakan (feasibility study). Kajian tersebut mencakup aspek pasar, teknis, finansial, operasional, hingga sosial dan lingkungan.
Hasil studi menunjukkan bahwa proyek ini layak untuk dilanjutkan. Dalam kajian, lintasan Sekeh-Canggu (Berawa) menjadi rute prioritas pada tahap awal pengembangan.
"Dengan kehadiran water taxi, waktu tempuh tersebut diproyeksikan dapat dipangkas menjadi maksimal 30 menit, sehingga memberikan nilai tambah bagi pengguna jasa sekaligus meningkatkan daya saing destinasi," kata Heru Widodo dalam keterangan tertulis pada hari Minggu, 19 April 2026.
Dengan demikian, taksi laut diharapkan dapat menjadi solusi nyata bagi pengurangan kemacetan di Canggu, sekaligus mempercepat perjalanan antara Bandara I Gusti Ngurah Rai dan destinasi wisata utama di Bali.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
