Taman Kota Giri Menang: Fasilitas Rusak Karena Penggunaan
Gambar atau konten salah?
Taman Kota Giri Menang, yang terletak di Kecamatan Gerung, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, baru dibuka kurang dari satu minggu. Namun, sekelompok sarana bermain di dalamnya sudah mengalami kerusakan.
Alat yang paling mencolok adalah jungkat-jungkit putar yang tampak roboh dan tidak dapat berdiri tegak. Selain itu, sepeda kayuh statis juga rusak pada bagian pegangan tangan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPR-PKP) Lombok Barat, Lalu Ratnawi, menyatakan bahwa kerusakan tersebut terjadi pada Selasa, 07 April 2025. Menurutnya, penyebabnya adalah penggunaan fasilitas yang tidak sesuai peruntukan.
“Alat bermain itu sebenarnya dikhususkan untuk anak-anak, tapi digunakan juga oleh ibu-ibu,” ujar Ratnawi pada Rabu, 08 April 2025.
Ia menambahkan, “Terkait alat yang patah atau rusak, disebabkan karena warga salah cara menggunakannya.”
Ratnawi menginformasikan bahwa pihaknya sudah memesan alat baru untuk mengganti sarana yang rusak. Ia berharap warga dapat memanfaatkan fasilitas di Taman Kota Giri Menang sesuai fungsi dan peruntukan masing-masing.
“Apapun kecelakaan kecil atau kerusakan pada alat-alat bermain itu, akan segera kami tangani dan perbaiki karena ini masih masa pemeliharaan,” pungkasnya.
Dengan masih berada di masa pemeliharaan, pihak berwenang berjanji akan segera memperbaiki fasilitas yang rusak dan mengingatkan warga agar menggunakan alat sesuai tujuan.
Taman Kota Giri Menang, yang baru dibuka, masih berada di fase pemeliharaan. Kerusakan alat disebabkan oleh penggunaan tidak tepat, dan pihak berwenang berjanji memperbaiki serta mengingatkan warga untuk memakai fasilitas sesuai fungsi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
