TPST Denpasar Kelebihan Kapasitas, Sampah Organik Tertahan
Gambar atau konten salah?
Forum Swakelola Sampah Bali (SSB) mengungkapkan bahwa tiga Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Denpasar sudah mulai kelebihan kapasitas. TPST Kertalangu, Padangsambian, dan Tahura menjadi sorotan utama.
Ketua Forum SSB, I Wayan Suarta, mengaku menghubungi wali kota dan kepala UPT pada hari Senin, 13 April 2026. Ia mengatakan, “Kemarin saya telepon wali kota dan kepala UPT itu. Mereka sudah bilang habis akal tidak bisa berpikir lagi, pusing karena mereka sudah overload. Sisa hasil cacahan di sana itu kan organik harus dicacah dan hasil cacahan mereka tidak bisa keluar dari gudang, mau dibuang ke mana?”
Suarta menambahkan bahwa rencana membuang sampah organik ke dekat Pusat Kebudayaan Bali, Klungkung, belum terlaksana. Akibatnya, banyak pengangkut sampah ditolak ketika mencoba mengirimkan sampah organik ke TPST.
Di TPS3R, antrean kiriman sampah organik juga masih berlangsung. “Sehingga, pengiriman sampah organik ke tempat pengolahan hingga saat ini belum berjalan efektif,” ujarnya.
Menurut Suarta, masalahnya terletak pada persentase penolakan. “Masalahnya gini dari 100 persen, sekian persen ada sampah organik mungkin 10-20 persen itu saja ditolak. Kalau ini cuma lima persen ditolak disuruh pulang kembali kan kasihan jasa pengangkut, sampahnya sudah lama-lama disortir tahu-tahu dibawa pulang lagi,” ungkapnya.
Akibatnya, banyak pengangkut sampah mulai putus asa. Mereka enggan lagi mengambil sampah dari masyarakat karena kebingungan tentang tempat pengiriman. “Saya pikir ke depan tidak lama lagi akan menjadi masalah besar di masyarakat. Apalagi jauh-jauh hari banyak sampah masyarakat tertumpuk dan banyak yang membakar juga,” tutur Suarta.
Situasi ini menandakan perlunya solusi cepat agar sampah organik dapat diproses secara tepat waktu dan mengurangi potensi pembakaran yang merugikan lingkungan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
