Turis Asing Bali April 2026 Turun 6,41%, TPK Hotel Naik
Gambar atau konten salah?
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali melaporkan penurunan kunjungan turis asing ke Pulau Dewata pada bulan April 2026. Data menunjukkan jumlah kunjungan turun 6,41 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Menurut BPS, total kunjungan wisatawan mancanegara pada April 2026 mencapai 553.328 kunjungan.
Sementara itu, tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di Bali pada bulan yang sama tercatat 57,94 persen, naik 0,71 poin dibandingkan April 2025.
"Agak anomalinya karena wismannya turun. Di tengah turunnya wisman, tapi nilai TPK-nya berhasil mengalami peningkatan," ujar Kepala BPS Provinsi Bali Agus Gede Hendrayana Hermawan di Denpasar, Selasa, 2 Juni 2026.
Agus menjelaskan bahwa TPK tidak hanya dipengaruhi jumlah tamu yang menginap. Ia mencontohkan bahwa jika sebuah hotel memiliki 100 kamar dan 50 kamar terjual, maka TPK mencapai 50 persen. Namun, ketika jumlah kamar yang tersedia meningkat menjadi 200 kamar dan yang terjual 80 kamar, maka TPK justru turun menjadi 40 persen.
"Jadi itu tergantung pada ketersediaan kamar dan jumlah kamar yang laku terjual. Mungkin di bulan ini, jumlah kamar yang tersedia tidak sebanyak bulan lalu, sementara yang laku terjual lebih banyak dibandingkan dengan bulan sebelumnya," imbuhnya.
Agus menuturkan tidak semua kamar hotel selalu tersedia setiap saat. Selain itu, dia berujar, bertambahnya kamar baru yang masuk ke pasar juga dapat mempengaruhi perhitungan TPK.
Data ini menunjukkan bahwa meski kunjungan turis menurun, pengelolaan kamar di hotel berbintang dapat memaksimalkan tingkat hunian. Perubahan jumlah kamar tersedia menjadi faktor penting dalam dinamika TPK.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
