Unud Terima 2.348 Mahasiswa SNBP 2026, 94% Kapasitas Terisi
Gambar atau konten salah?
Universitas Udayana (Unud) menerima 2.348 calon mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Jumlah pendaftar keseluruhan mencapai 11.533 orang.
Rector Unud, I Ketut Sudarsana, menegaskan bahwa penerimaan mahasiswa melalui jalur SNBP tahun ini masih didominasi oleh pilihan pertama. “Sebanyak 2.197 merupakan diterima pada pilihan pertama, sementara 151 lainnya diterima pada pilihan kedua.”
Program studi yang paling diminati antara lain Kedokteran, Manajemen, Akuntansi, Ilmu Hukum, dan Farmasi. Sementara itu, persaingan paling ketat terjadi pada Keperawatan, Fisioterapi, Akuntansi, Manajemen, Ilmu Komunikasi, dan Teknologi Informasi.
Secara keseluruhan, tingkat pemenuhan daya tampung mencapai 94,22 %. “SNBP menjadi salah satu jalur strategis bagi Universitas Udayana untuk mendapatkan calon mahasiswa terbaik yang telah menunjukkan prestasi sejak di bangku sekolah,” ujar Sudarsana.
Setelah dinyatakan lolos, calon mahasiswa baru harus mengikuti beberapa tahapan sebelum resmi menjadi mahasiswa Unud. Ketua Unit Komunikasi Publik Unud, Dewi Pascarani, menjelaskan tiga langkah utama:
- Pembuatan akun secara online melalui laman resmi kampus https://admission.unud.ac.id.
- Pengisian dokumen rapor.
- Pengisian formulir Uang Kuliah Tunggal (UKT).
Pengumuman penetapan UKT dan pembagian Nomor Induk Mahasiswa (NIM) dijadwalkan pada 14 April 2026. “Pengumuman penetapan UKT dan pembagian NIM dijadwalkan pada 14 April 2026,” ujarnya.
SNBP tetap menjadi jalur utama bagi Unud untuk menampung mahasiswa berprestasi, dengan hampir 94 % kapasitas terisi. Proses seleksi dan pendaftaran yang terstruktur membantu kampus menyeleksi calon mahasiswa yang memenuhi standar akademik tinggi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
