Vincent Rompies Main Layangan Besar di Pantai Mertasari
Gambar atau konten salah?
Vincent Rompies sedang bermain layang‑layang di Pantai Mertasari, Sanur, Bali. Ia melakukannya di sela‑sela agenda bersama salah satu merek sepeda motor. Dalam tayangan YouTube Yamaha Motor Indonesia, ia memakai kaus putih dan jeans hitam, serta topi merah. Vincent juga mengungkapkan bahwa ia baru pertama kali main ke Pantai Mertasari.
Awalnya, Vincent menghampiri warga lokal yang tengah menerbangkan layang‑layang. Ia mendekati beberapa orang, lalu ikut mencoba layangan berukuran sekitar 2,5 meter berwarna putih, merah, dan hitam. Tak hanya itu, ia juga mencoba menerbangkan layangan bebean berukuran sekitar 6,2 meter. Besarnya ukuran layangan ditambah angin pantai yang cukup kencang membuat Vincent sempat terseret saat memegang tali layangan.
"Beneran kayak main tarik tambang ini," ujar Vincent sambil menarik tali layangan bersama sejumlah pria lokal lainnya. Presenter tersebut juga tampak kelelahan saat mencoba mengendalikan layangan jumbo itu. Meski sudah menggunakan sarung tangan, Vincent mengaku jarinya terasa sakit akibat kuatnya tarikan tali.
Sebagai informasi, periode April hingga Agustus merupakan musim layang‑layang di Bali. Pantai Mertasari sendiri dikenal sebagai salah satu lokasi favorit lomba layang‑layang tradisional Bali.
Vincent Rompies, seorang atlet, menunjukkan rasa hormatnya terhadap budaya Bali dengan bermain layang‑layang di pantai yang sering menjadi ajang kompetisi. Pengalaman ini memberi penonton wawasan sederhana tentang keindahan dan kegembiraan yang datang dari kegiatan sederhana di pantai.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
