Xpeng GX Tembus 24.000 Unit, Masuk Indonesia Dipertimbangkan
Gambar atau konten salah?
Xpeng GX baru saja diluncurkan di pasar China dan langsung mencatat penjualan 24 ribuan unit dalam 24 jam pertama. Mobil SUV ini menjadi sorotan karena performa dan desainnya yang futuristik.
CEO Iki Wibowo dari Xpeng Indonesia mengatakan bahwa perusahaan masih mempertimbangkan untuk membawa Xpeng GX ke Indonesia. Ia menekankan bahwa keputusan tersebut bergantung pada ketersediaan setir kanan. “Kalau ada setir kanannya, kita pasti pertimbangkan untuk dibawa masuk ke Indonesia,” ujar Iki Wibowo saat ditemui di Bogor, Jawa Barat.
Menurut Iki Wibowo, volume penjualan Xpeng di Indonesia masih belum tinggi karena perusahaan masih baru di pasar nasional. “Selama ada setir kanan, kita pertimbangkan sih, karena volume Indonesia kan belum memungkinkan untuk request diadakan setir kanan. Jadi kalau secara kumulatif cukup, ya pasti kita consider lah,” tambahnya.
Di China, Xpeng GX tersedia dalam delapan varian berbeda. Harga mulai dari 279.800 yuan (sekitar Rp 730 jutaan) hingga 359.800 yuan (sekitar Rp 930 jutaan). Total pesanan mencapai 24.863 unit hanya dalam satu hari. Varian tertinggi, Ultra, menjadi yang paling diminati, menyumbang lebih dari 80 persen total pemesanan, kata Ketua Xpeng, He Xiaopeng.
Desain Xpeng GX menampilkan lampu depan memanjang dan bumper agresif. Bagian sampingnya mengalir dengan atap melayang, pegangan pintu tersembunyi, dan pelek multi-spoke. Bagian belakang menampilkan lampu yang sejalan dengan fascia depan. Dimensi kendaraan ini cukup besar: panjang 5.265 mm, lebar 1.999 mm, tinggi 1.800 mm, dan jarak roda 3.115 mm.
Di dalam kabin, Xpeng GX menggunakan setir steer‑by‑wire Cosmic Pilot dan jok dengan fungsi intelligent welcome serta ekstensi listrik hingga 135 mm. Dashboard menampilkan head unit 17,3 inci resolusi 3K dengan bezel tipis. Untuk hiburan, tersedia sistem audio Lingjing AI Sound Max dengan 33 speaker. Penumpang baris kedua juga diberi jok zero‑gravity berbahan kulit perforated.
Mobil ini hadir dalam dua tipe tenaga: EREV dan BEV. Varian EREV dilengkapi mesin 1.5T dan motor ganda dengan tenaga gabungan 497 dk, baterai 63,3 kWh, jarak listrik murni 430 km, dan jarak gabungan 1.585 km (CLTC). Versi BEV AWD menggunakan dual motor hingga 577 dk, baterai 110 kWh, dan jarak tempuh 750 km. Model RWD memakai motor tunggal 362 dk, baterai 91,9 kWh, dan jarak tempuh 665 km.
Secara keseluruhan, Xpeng GX menunjukkan potensi besar di pasar SUV listrik. Penjualan awal yang kuat di China dan fitur-fitur canggihnya menandakan bahwa mobil ini bisa menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang mencari kendaraan modern dan efisien. Dengan pertimbangan setir kanan, Xpeng Indonesia mungkin akan segera memperkenalkan model ini ke pasar Indonesia, menambah variasi kendaraan listrik yang tersedia bagi masyarakat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Toyota Panggil Produsen Jepang Bersatu Lawan Mobil China
Tragedi Indramayu: 12 Tewas Akibat Pikap Angkut Manusia
BYD Tabrak Kaca Gedung SCBD, Sopir Salah Injak Pedal
Mitsubishi Luncurkan XForce Hybrid, SUV Irit Pertama
Recall Stiker, Subaru Tarik 541 Ribu Mobil di AS
Rincian Tarif SWDKLLJ 2025, Dari Motor hingga Truk